Tentang Pemilik Blog


Ipit Zulfan

Lahir di Kabupaten Bandung, 9 Jul1 1975. Jenjang pendidikan dasar dan menengah diselesaikannya di Kabupaten Bandung, SDN 1 Angkasa Lanud Sulaiman dan SMPN 8 Bandung (kini berganti menjadi SMPN 1 Bandung). Sempat mengikuti jenjang sekolah agama (madrasah Ibdtidaiyah 4 tahun). Tahun 1991, Selepas SMP, melanjutkan studi ke SMAN 5 Bandung. Cita-citanya untuk menjadi seorang arsitek dan pekerja seni harus kandas setelah beberapa kali ikut tes masuk ke Arsitektur ITB dan FSRD ITB berakhir gagal ... ga jodoh kali yeee... Tahun 1995, akhirnya studi berlanjut di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran dengan mengambil jurusan Jurnalistik. Tempat studi terakhir ini kemudian menjadikan almamaternya ini sebagai tempat untuk mengabdi sebagai staff pengajar di Program Studi Ilmu Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadajaran, sejak tahun 2005. Perjalanan studi tidak berakhir di jenjang S1. Jenjang S2 Magister Ilmu Komunikasi diselesaikannya tahun 2009, dan kini sedang dalam proses melanjutkan studi di Pascasarjana Fikom Unpad jenjang S3. Semoga jenjang studi formal S3 bisa berlangsung lancar dan selesai tahun 2022 kelak. Aamiin.

Kerja mencari uang, sudah dilakukan semenjak masih di bangku sekolah. Masih hangat diingatan ketika harus menebalkan muka -karena ga suka berjualan, maluuuuu... duh..., berjualan mainan anak-anak kampung, dari mulai berbahan kertas, hingga bambu, bahkan sempet juga jualan anak-anak kampung dulu dari bahan busi bekas, obat mentol (orang sejaan saya pasti tahu apa itu obat mentol), baud bekas, tali rafia untuk ekor busi dan karet, biasanya dari karet ban nekas sepeda yang digunting. Jualan layang-layang juga pernah. alat sulap instan dari karton, ketepel, kolecer, hingga jualan es mambo pernah dilakoni, demi sepeser uang jajan ... coba kalo ditabung, ga dijajanin.. hahaha.. udah jadi orang kaya, kayaknya.. tapi alhamdulillah.. 

Hobi menggambar (yang menyebabkab ngebet banget pengen jadi arsitektur atau seniman) ternyata membawa cerita lain. Semenjak SMA, ikut organisasi siswa unit Rancang Bangun atau anak-anak SMA dulu bilangnya anak2 RB. Pekerjaannya? ya nyeket gambar panggung, arena bazaar, persiapan MPAKS 5, Pesta Pelajar Hai (PPH) meskipun gagal digelar, bikin stiker (juga dijualin), nyablon, graffiti, hingga belajar corelDraw dan photoshop. kini pekerjaannya tidak jauh dari hobi menggambarnya. Berbekal pengetahuannya dalam hal software Adobe (Photoshop, Illustratos, Indesign) dan CorelDraw, jadilah hobi menggambar dan obsesi menjadi arsitek yang ga kesampaian menjadi dasar pekerjaan tetap yang dipilih. 

Sebelum menjadi seorang pengajar tetap di Prodi Jurnalistik Fikom Unpad, untuk mata kuliah Rekabentuk Media, Komunikasi Grafis yang kemudian berubah menjadi Komunikasi Visual, Fotografi (kini ketiganya dilebur menjadi mata kuliah Jurnalisme Visual), Jurnalisme dan Kewirausahaan, dan Jurnalistik Konvergensi, setelah lulus S1 sempat bekerja di bagian Advertising and Promotions di salah satu mall terbesar di Kota Bandung, Bandung Supermall yang sekarang berubah nama menjadi Trans Studio Mall. Kemudian berpindah ke salah satu Clothing company/Distribution Store Ouval Research kini menjadi SCH, juga beberapa pekerjaan freelancer lainya, ya sebagai freelance designer. karya yang banyak dibuat diantaranya berupa poster, infografis, majalah, buku, materi presentasi, bahkan hingga kini masih dijaani. 

Kesehariannya kini, selain sebagai bekerja sebagai staf pengajar di Prodi Jurnalistik Fikom Unpad, dimana kewajibannya tidak hanya mengajar, tapi juga melakukan berbagai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membimbing mahasiswa, juga masih aktif sebagai Kepala Laboratorium Fotografi yang sudah dijabatnya sejak tahun 2010. Selain menjadi freelanc designer, juga mencoba membangun kran rejeki lain di bidang entrepreneurship. Beberapa yang sedang dijalankan dan dikembangkan diantaranya Cenel Aura Media yang bergerak dala bidang grafis, percetakan dan penerbitan, lalu Jualan Bandung yang bergerak dalam bidang jual beli, Travellover bergerak dalaam jasa travel, serta bersama istri di rumah mengembangkan Bekal Pagi Bekal Sehat yang bergerak dalam bidang katering makanan dan minuman. Semua itu dilakukan semata-mata karena hobi juga untuk memenuhi kewajiban untuk 2 bos kecil di rumah, Izri dan Zhya. 

Tidak ada hal yang menyenangkan selain mengerjakan hobi yang menghasilkan penghasilan. Alhamdulillah.

Google Scholar:
https://scholar.google.com/citations?authuser=2&user=CnATdEcAAAAJ

Pengelola Jurnal:
http://jurnal.unpad.ac.id/dharmakarya/about/editorialTeam
http://jurnal.unpad.ac.id/pkm/about/editorialTeam
http://jurnal.unpad.ac.id/kajian-jurnalisme/about/editorialTeam

Tentang karya, klik: http://anyflip.com/bookcase/curs


No comments:

Post a Comment

Pelatihan Kewirausahaan Jahe Merah (artikel ilmiah)

Abstrak: Potensi kewilayahan Indonesia yang besar hingga saat ini belum termanfaatkan secara maksimal. Begitu pula dengan potensi kekayaan ...

Tentang Ipit Zulfan